Syarat Pengajuan atau Pengurusan Izin IPAL Harus Lengkap (Pexels - Frank Meriño)

Syarat Pengajuan atau Pengurusan Izin IPAL Harus Lengkap

Bila Anda merupakan pemilik bisnis industri pemula yang proses produksinya menghasilkan limbah, harus memenuhi syarat pengajuan atau Pengurusan Izin IPAL. IPAL atau Instalasi Pengolahan Air Limbah ini penting untuk mencegah pencemaran lingkungan.

Nantinya air limbah sisa hasil produksi melewati proses pengolahan sedemikian rupanya supaya aman sebelum kegiatan pembuangan. Bahkan menariknya, limbah hasil olahan tersebut bisa Anda manfaatkan lagi untuk produksi.

Ketika ingin memasang IPAL untuk bisnis, harus melewati proses pengajuan atau pengurusan izin terlebih dahulu. Untuk mengetahui apa saja persyaratan yang harus Anda penuhi secara lengkap, Anda bisa menyimak pembahasan berikut.

 

Alasan Pentingnya Mengajukan Pengurusan

Sebelum mengetahui persyaratannya apa saja, sebagian orang mempertanyakan alasan mengapa mengajukan Pengurusan Izin IPAL itu penting. Apakah Anda salah satunya yang juga mempertanyakan seperti demikian?

Sebagaimana kita tahu bahwa IPAL itu perlu untuk membantu pengolahan air limbah supaya menjadi bersih dan tidak merusak lingkungan sekitar. Selain itu juga supaya benar-benar aman ketika ingin memanfaatkannya lagi untuk produksi.

Untuk itulah persiapan pemasangan IPAL sudah seharusnya dilakukan dengan baik, tidak lupa juga dengan izinnya. Mengenai masalah pemasangan IPAL sudah ada ketentuan atau standar khusus yang mengaturnya.

Jadi, proses pemasangannya tidak sembarangan bila menginginkan hasil pengolahan yang maksimal. IPAL yang pemasangannya tidak memadai sama halnya dengan ketika Anda tidak memiliki IPAL.

Yaitu membahayakan masyarakat sekitar serta mengganggu ekosistem lingkungan. Selain itu juga termasuk melanggar aturan berlaku, bahkan terancam harus denda sejumlah tertentu serta sanksi pidana.

Untuk itulah jangan abaikan pemasangan IPAL untuk bisnis, apalagi yang hasil limbahnya cukup banyak. Dampaknya untuk jangka panjang, bukan hanya terhindar dari pencemaran lingkungan tapi juga ancaman sanksi akibat melanggar hukum pemerintah.

 

Inilah Berbagai Persyaratan Pengajuan 

Tidak sembarangan dalam membuat, IPAL harus melalui proses Pengurusan Izin IPAL terlebih dahulu. Persyaratannya mencakup teknis dan administrasi. Inilah berbagai persyaratan teknisnya:

  1. Kajian pembuangan air limbah menuju air permukaan oleh pemilik bisnis. Informasi kajian ini mencakup proses produksi, kapasitasnya, rona lingkungan pembuangan limbah serta diagram alir dari proses produksi.
  2. Dokumen yang isinya tentang layout atau tata letak industri secara keseluruhan serta penandaan unit, hubungannya dengan pengelolaan air limbah. Antara lain seperti unit proses pengolahan air baku, titik pengambilan air baku, titik pembuangan serta pemantauan kualitas air, aktivitas pendukung penghasil limbah.
  3. Dokumen berisikan deskripsi sistem IPAL.
  4. Dokumen SOP mengenai uraian penanganan keadaan darurat pencemaran air.
  5. Dokumen tentang upaya dalam mengolah air limbah.
  6. Neraca air serta air limbah yang menunjukkan gambaran keseluruhan sistem berhubungan dengan pengelolaan air limbah. Pada poin satu ini mencakup beberapa informasi.

Seperti pengelolaan sludge atau lumpur endap, sumber serta volume pengambilan air baku terhadap intake atau titik asupan, pemanfaatan air baku untuk proses industri serta aktivitas pendukung penghasil air limbah.

Terlihat persyaratannya cukup kompleks, karena bukan hanya mencakup satu aspek saja, tapi beberapa. Untuk persyaratan setiap wilayah, lebih spesifiknya bisa berbeda-beda antara satu dengan yang lain.

Tapi, sebenarnya secara umum hampir sama. Salah satu contohnya, syarat ketentuan Kabupaten Banyuasin, dari segi administrasi memerlukan fotokopi berbagai jenis dokumen.

Antara lain akte perusahaan, pengesahan kehakiman, izin gangguan atau HO, NPWP perusahaan, izin lokasi atau prinsip, SIUP (Surat Izin Usaha Perusahaan) dan TDP (Tanda Daftar Perusahaan).

Ada lagi IMB (Izin Mendirikan Bangunan), AMDAL atau UKL-UPL (Persetujuan Dokumen Lingkungan) serta sertifikat ISO 9000 dan 14000 bila ada.

Untuk persyaratan teknisnya tidak kalah kompleks, meliputi:
  1. Mengisi formulir khusus tersedia.
  2. Fotokopi izin gangguan serta izin usaha.
  3. Surat permohonan yang isinya tentang izin pembuangan air.
  4. Fotokopi pengesahan dokumen izin lingkungan atau SPPL.
  5. Surat pernyataan yang isinya tentang pengelolaan lingkungan limbah ke bagian sumber air.
  6. Dokumen hasil pemeriksaan kualitas cairan limbah dan sumber air.
  7. Neraca air, dari input, menuju proses hingga output.
  8. Gambar konstruksi IPAL dan arah aliran limbah dari sumber, menuju inlet, Instalasi Pengolahan Air Limbah, lalu outlet.
  9. Foto flow meter.
  10. Data yang isinya debit air limbah selama kurun waktu satu bulan terakhir. Dokumen ini perlu ada bubuhan cap serta tanda tangan pihak penanggung jawab IPAL.
  11. SOP mengenai tanggap darurat IPAL.
  12. Peta berisikan letak titik penataan sekaligus koordinatnya.
  13. Rekomendasi teknis oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuasin.
  14. Khusus untuk perpanjangan, perlu melampirkan fotokopi surat izin pengelolaan limbah cair yang lama

 

Sebelum Mengajukan IPAL Perlu Mempunyai TPS B3

Ada syarat pengurusan izin IPAL lain yang juga tidak kalah penting diperhatikan, yaitu harus sudah mempunyai TPS B3 atau Bahan Berbahaya dan Beracun. Tentunya TPS tersebut sudah memiliki izin resmi.

Fungsi TPS B3 yaitu sebagai tempat untuk menyimpan limbah yang jenisnya berbahaya serta beracun. Tujuan dari penyimpanan ini tidak lain supaya pelepasan limbah B3 ke lingkungan secara langsung dapat tercegah.

Adanya TPS tersebut, dampak bahaya akibat pembuangan sampah B3 secara sembarangan ke lingkungan bisa terhindarkan. Minimal saat terjadi kondisi darurat yang berpotensi menimbulkan dampak membahayakan bisa terminimalisir.

Bagi pebisnis yang mempunyai atau menghasilkan limbah berjenis B3 harus mengurus dokumen perizinan serta mendirikan TPS tersebut. Bila pemilik usaha mengelola limbah B3 tanpa adanya izin resmi, bisa memperoleh ancaman pidana.

Ancaman pidana tersebut sudah ada aturannya pada UU nomor 32 tahun 2009. Jadi, tidak ada tempat pengolahan atau ada tapi tanpa adanya izin, sama-sama bisa membuat Anda terkena sanksi hukum sesuai dengan aturan berlaku.

Sebagai pemilik bisnis, terutama yang proses produksinya menghasilkan limbah berjenis B3 harusnya paham, bahwa pembangunan TPS tidak boleh sembarangan. Sudah ada beragam ketentuannya.

Bahkan perlu melakukan konsultasi lebih dulu supaya dapat meminimalkan keharusan untuk melakukan perbaikan ketika nantinya Dinas Lingkungan Hidup melakukan verifikasi lapangan. Pasalnya, ketentuan yang tidak sesuai harus melalui tahapan perbaikan sebelum ACC.

Bila membahas tentang persyaratan pembuatan izin TPS B3 mencakup berbagai macam kategori. Ada persyaratan teknis, administrasi serta fasilitas dari TPS limbah B3 itu sendiri. Masing-masing mempunyai ketentuannya tersendiri.

 

Pentingnya Syarat Uji Lingkungan untuk Izin IPAL

Harus melalui tahap uji lingkungan terhadap limbah hasil sisa produksi untuk memenuhi syarat izin IPAL. Tanpa melewati tahapan ini terlebih dahulu, proses izin nantinya akan terhambat.

Fungsi dari uji lingkungan ini yaitu untuk mengetahui apakah limbahnya sesuai dengan regulasi ketentuan berlaku atau tidak. Ada pihak khusus yang bertugas menguji limbah dalam laboratorium.

Terdapat beragam pilihan jasa yang menyediakan layanan uji lingkungan bisa Anda jadikan opsi. Pastikan jasa tersebut sudah berpengalaman, terpercaya dan terbukti legalitasnya.

Tentunya menggunakan jasa laboratorium uji lingkungan memerlukan budget sejumlah tertentu. Jadi, pastikan dalam mengurusi izin untuk IPAL mempunyai budget yang jumlahnya cukup.

Supaya lebih jelas apa saja persyaratan teknis dan dokumennya, Anda dapat langsung menanyakan kepada pihak berwenang. Bila perlu, catat syarat pengajuan atau pengurusan izin IPAL yang perlu agar pasti lengkap.

 

Memahami Landasan Hukum Untuk perizinan IPAL

Artikel ini mengacu pada berbagai undang-undang dan peraturan terkait lingkungan hidup di Indonesia, termasuk Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2012 tentang Izin Lingkungan. Juga mencakup peraturan terkait tata kelola lingkungan, air limbah, dan pemerintahan daerah. Semua regulasi ini penting untuk mengatur dan melindungi lingkungan hidup di negara ini.

Sekarang, Apa Lagi Yang Anda Tunggu? Pengurusan Perizinan Pada Tim Hebat Dan Profesional Kami Sekarang Juga.

Tim yang profesional

Memberikan solusi yang tepat

Harga terjangkau

Memperoleh konsultasi gratis

Produk legal 100%

Proses cepat

Pelayanan 24 jam

Data kerahasiaan aman

Email

info@konsultanku.com

CALL / WA

0812-9288-9438
Catur Iswanto

Phone

Phone : 021-21799321