Syarat Pembuatan SIPA

Mengenal Syarat Pembuatan SIPA Dan Prosedurnya

Apa saja syarat pembuatan sipa? Bentuk pertanyaan yang satu ini kerap kali di nyatakan oleh mereka yang hendak membuat izin sipa. Namun sebelum menjawab pertanyaan tersebut, pastikan agar Anda mengenal apa izin sipa itu sendiri.

Informasi dasar seputar izin sipa 

Izin sipa adalah sebuah legalitas yang di tujukan untuk penggunaan air tanah. Ini karena tidak semua lokasi dapat anda gunakan untuk pengambilan serta penggunaan air tanah. Sekalipun lokasi tersebut di kenal sebagai sumber air tanah terbaik.

Pada dasarnya air tanah di kenal sebagai sumber daya alam. Keberadaannya sendiri dapat di gunakan oleh masyarakat luas dan siapa pun yang membutuhkannya. Namun penguasaannya berada di bawah pemerintah.

Hal tersebut dilakukan agar sumber daya alam termasuk tanah dapat digunakan sesuai dengan fungsinya. Sehingga hasil yang diberikan pun jauh lebih maksimal.

Berbicara mengenai izin sipa, berikut ini adalah Syarat Pembuatan SIPA dan beberapa pihak yang seringkali membutuhkan izin sipa tersebut. Baik itu untuk kepentingan pribadi atau bahkan kepentingan bersama. Beberapa pihak tersebut umumnya terdiri dari :

  • Perseorangan

  • Perusahaan

  • Lembaga

  • Organisasi

  • Badan milik negara

  • Badan milik swasta

  • Dan lainnya.

Sedangkan penggunaannya itu sendiri di tujukan untuk banyak kegiatan, seperti halnya :

  • Kegiatan industri

  • Kegiatan pertanian

  • Peternakan

  • Kegiatan perikanan

  • Penelitian ilmiah

  • Dan lainnya.

Dokumen atau persyaratan izin sipa

Setelah mengetahui Syarat Pembuatan SIPA dan apa itu izin sipa, Juga beberapa informasi dasar lain yang berkaitan dengannya. Maka hal selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah mempersiapkan berbagai macam berkas yang di perlukan. Seperti halnya berkas-berkas syarat pembuatan sipa yang di butuhkan berikut ini :

  • Surat permohonan yang di sertai dengan materai. Surat tersebut di buat dengan tembusan yang di tujukan pada Dinas Energi serta Sumber Daya Mineral. Ini di gunakan sebagai syarat administratif.

  • Fotocopy KTP, baik itu dari pihak pemimpin perusahaan atau bahkan penanggung jawab. Pastikan KTP yang di gunakan masih berlaku.

  • Surat kuasa untuk proses pengurusan izin. Utamanya jika proses pengurusan di lakukan dengan cara di wakilkan. Baik itu diwakilkan pada bawahan atau staf pekerja atau diwakilkan pada layanan jasa yang Anda gunakan.

  • Fotocopy SIUP

  • Fotocopy TDP

  • NPWP yang disesuaikan berdasarkan pada lokasi provinsi yang dituju.

  • Fotocopy dari surat izin pengeboran (SIP). Bentuk surat yang satu ini di tujukan sebagai persyaratan teknis

  • Gambar dari bagan penampang untuk konstruksi sumur

  • Gambar dari penampang bagian litologi atau bahkan hasil logging

  • Laporan dari hasil uji pemompaan seperti halnya lumping test

  • Kemudian hasil dari uji analisa bagian fisika kimia atas air bawah tanah yang hendak digunakan.

  • Sertifikat untuk pengujian meter air yang berasal dari Badan Metrologi

  • Setelah itu, pastikan untuk menyiapkan beragam jenis berkas atau dokumen di atas tadi dalam dua rangkap. Kemudian masukkan dalam amplop atau map secara terpisah.

Prosedur pendaftaran izin sipa

Setelah mengetahui Syarat Pembuatan SIPA atau berkas yang dibutuhkan. Bagian selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah mengikuti prosedur pendaftaran. Berikut beberapa langkahnya :

  • Pertama lakukan permohonan pendaftaran Syarat Pembuatan SIPA secara online

  • Apabila telah selesai, server pun akan memberikan akun secara otomatis untuk proses mendaftar Anda.

  • Jika proses pendaftaran telah selesai dilakukan, hal selanjutnya yang harus Anda kerjakan adalah mengunggah berkas yang dibutuhkan.

  • Persyaratan pun selanjutnya akan diverifikasi oleh petugas. Setelah itu barulah dilakukan komunikasi virtual.

  • Jika pendaftaran online telah selesai, Anda pun akan mendapatkan Nomor Pendaftaran Perizinan.

  • Setelah proses tersebut Anda pun tinggal mengikuti proses lanjutan hingga sipa akhirnya keluar dan dapat digunakan.

Itulah kiranya penjelasan singkat dari informasi dasar serta syarat pembuatan sipa yang dapat penulis jelaskan kali ini.

Persyaratan Teknis SIPA

Syarat teknis yang diperlukan untuk mendapatkan Surat Izin Pengusahaan Air Tanah (SIPA) adalah komponen penting dalam mengatur pengambilan dan penggunaan sumber daya air tanah yang berharga. Dalam rangka memastikan pengelolaan air tanah yang berkelanjutan dan sesuai dengan regulasi, pemohon harus mematuhi sejumlah persyaratan yang ketat.

Pertama, pemohon harus menyertakan rencana jumlah debit pengambilan air tanah dalam satuan meter kubik per hari (m³/hari). Hal ini penting agar pihak berwenang dapat memantau dan mengendalikan pengambilan air tanah untuk menghindari penurunan drastis dalam tingkat air tanah yang dapat mengancam ekosistem dan keberlanjutan sumber daya air tersebut.

Kedua, pemohon harus menyampaikan rencana peruntukan penggunaan air tanah. Ini mencakup informasi tentang bagaimana air tanah akan digunakan, apakah untuk kebutuhan industri, komersial, pertanian, atau konsumsi domestik. Hal ini membantu dalam menilai dampak penggunaan air tanah terhadap lingkungan dan kepentingan umum.

Terakhir, pemohon harus melampirkan gambar konstruksi sumur bor atau sumur gali yang akan digunakan untuk mengambil air tanah. Gambar ini perlu mencakup detail teknis tentang struktur sumur, kedalaman, serta spesifikasi peralatan yang akan digunakan. Ini membantu memastikan bahwa instalasi sumur memenuhi standar keselamatan dan kualitas yang ditetapkan.

Ketiga komponen ini adalah bagian integral dari proses permohonan SIPA, yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara pengembangan ekonomi dan perlindungan sumber daya air tanah. Dengan mengikuti persyaratan ini, pemerintah dan badan pengatur dapat mengawasi dan mengelola penggunaan air tanah secara efisien dan berkelanjutan.

Dalam mengajukan permohonan SIPA, pemohon juga harus memahami bahwa penggunaan air tanah harus sesuai dengan peraturan dan batasan yang berlaku. Pelanggaran terhadap peraturan ini dapat mengakibatkan pencabutan izin dan sanksi lainnya. Oleh karena itu, mematuhi persyaratan teknis yang telah ditetapkan adalah langkah penting dalam menjaga keberlanjutan dan ketersediaan air tanah bagi generasi mendatang.

 

Hukum Yang Melandasinya

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 37/PRT/M/2015 tentang Izin Penggunaan Air dan/atau Sumber Air adalah regulasi yang memiliki dasar hukum yang kuat dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1974 tentang Pengairan. Regulasi ini memberikan wewenang dan tanggung jawab kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mengatur, mengesahkan, dan memberikan izin terkait penggunaan air dan sumber air di Indonesia, termasuk peruntukan, penyediaan, dan pengusahaan air.

Penting untuk diingat bahwa prinsip otonomi daerah yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah membagi kewenangan pengelolaan sumber daya air antara Pemerintah Pusat, pemerintah daerah provinsi, dan pemerintah daerah kabupaten/kota. Oleh karena itu, izin terkait penggunaan air dan/atau sumber air harus diperoleh dari pihak yang berwenang sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Regulasi ini menjadi dasar hukum yang krusial untuk memastikan pengelolaan sumber daya air di Indonesia berjalan sesuai aturan. Dengan tata cara dan persyaratan izin yang diatur dalam peraturan ini, diharapkan tercipta pengelolaan air yang efisien, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan industri.

Dalam proses perubahan regulasi ini, ada pertimbangan yang kuat yang mengacu pada Pasal 3 ayat (2) huruf c dan huruf d, serta Pasal 11 ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1974 tentang Pengairan. Sebagai hasilnya, Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 37/PRT/M/2015 tentang Izin Penggunaan Air dan/atau Sumber Air telah diterbitkan untuk memberikan panduan yang jelas dalam memperoleh izin terkait penggunaan air dan sumber air.

Oleh karena itu, regulasi ini memiliki peran penting dalam menjaga pengelolaan air yang berkelanjutan dan sesuai dengan ketentuan hukum, sehingga dapat mendukung pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Ini adalah langkah penting dalam memastikan bahwa sumber daya air yang sangat berharga di negara ini dikelola dengan bijak untuk kebaikan generasi mendatang.

 

Baca Juga :  SLF ADALAH

Info lebih lanjut silahkan hubungi kami di :

Email : info@konsultanku.com CALL / WA : 0812-9288-9438 Catur Iswanto Phone : 021-21799321