SLO TM

Sertifikat Laik Operasi Tegangan Menengah

SLO memiliki banyak jenis dan penggunaannya salah satunya adalah SLO TM (Sertifikat Laik Operasi Tegangan Menengah). Terbitnya sertifikat ini berguna untuk menunjukkan keamanan dari instalasi tertentu ketika berjalan. Penerbitannya melalui proses penilaian kelaikan yang panjang, kemudian akan melalui akumulasi dan pengesahan.

Cara Mendapatkan SLO

Sertifikat Laik Operasi (SLO) adalah dokumen penting yang diperlukan untuk memastikan bahwa suatu instalasi di bidang ketenagalistrikan telah memenuhi standar keamanan dan kelayakan operasional. Proses untuk memperoleh SLO melibatkan beberapa langkah penting yang harus diikuti dengan cermat.

Langkah pertama dalam mendapatkan SLO adalah mengajukan permohonan secara tertulis kepada otoritas yang berwenang, sesuai dengan Pasal 32 Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 12 Tahun 2021. Permohonan harus mencakup informasi berikut:

A. Izin Usaha di Bidang Ketenagalistrikan: Pastikan Anda memiliki izin usaha yang sesuai di bidang ketenagalistrikan sebelum mengajukan permohonan SLO. Izin ini menunjukkan bahwa Anda memiliki kualifikasi dan kelayakan yang diperlukan untuk beroperasi dalam industri ini.

B. Instalasi Lokasi dan Titik Koordinat: Sertakan informasi tentang lokasi instalasi Anda beserta titik koordinatnya. Ini penting untuk memastikan bahwa lokasi instalasi dapat diidentifikasi dengan jelas.

C. Jenis Instalasi dan Kapasitas: Jelaskan jenis instalasi yang Anda miliki dan kapasitasnya. Ini akan membantu otoritas menilai kebutuhan keamanan dan kelayakan operasional.

D. Gambar Instalasi dan Tata Letak: Sertakan gambar instalasi yang jelas dan tata letaknya. Gambar ini harus memperlihatkan dengan rinci bagaimana instalasi tersebut diatur.

E. Diagram Satu Garis: Diagram satu garis adalah representasi grafis dari seluruh instalasi Anda. Ini membantu dalam pemahaman keseluruhan sistem.

F. Spesifikasi Teknik Peralatan Utama Instalasi: Lampirkan spesifikasi teknis peralatan utama yang digunakan dalam instalasi. Ini akan membantu menilai keandalan peralatan Anda.

G. Standar yang Digunakan: Jelaskan standar apa yang Anda gunakan dalam operasi dan pemeliharaan instalasi Anda. Pastikan standar ini sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Setelah semua dokumen lengkap, pastikan untuk memeriksanya kembali agar tidak ada kesalahan atau kelalaian yang dapat memperlambat proses. Setelah mengajukan permohonan, Anda harus siap untuk berkolaborasi dengan otoritas yang berwenang untuk memastikan semua persyaratan terpenuhi.

Dokumen untuk pengurusan SLO TM

  1. Standar dan teknik yang berguna

Syarat untuk pengajuan SLO TM bagi rekomendasi pejabat terkait adalah melampirkan standar dan teknik penggunaannya. Dokumen SLOT TM ini harus lengkap dengan menunjukkan segala pernyataan dan juga rincian tegangan listrik yang ada. Petugas akan mengecek kesesuaiannya dengan kondisi lapangan.

  1. Peralatan instalasi dan spesifikasinya

Syarat kedua untuk penerbitan SLO TM terbaik adalah dokumen mengenai peralatan instalasi dan spesifikasi kelistrikan. Segalanya harus lengkap mulai dari peralatan yang utama sampai . Hal ini untuk menyingkat waktu dan tenaga selama proses pemasangan.

  1. Diagram segaris

Syarat ketiga SLO TM adalah dokumen yang berisikan gambaran dari diagram segaris yang jelas dan detail. Walaupun ringkas, gambaran ini harus mampu menjelaskan segala tipe kebutuhan terkait tegangan dan juga naik turunnya listrik. Petugas akan membandingkannya dengan lingkungan sekitar mengenai keamanannya.

  1. Instalasi dan gambar tata letak

Syarat SLO TM berikutnya adalah Anda harus mampu melampirkan gambar dan tata letak dari instalasi kelistrikan. Dalam pembuatannya juga tidak boleh asal-asalan harus mampu mencakup segala keterangannya. Bahkan pembuatnya juga harus memiliki akreditasi khusus untuk hasil yang sah.

  1. Kapasitas dan jenisnya

Selain gambar pemohon juga harus melengkapi informasi lengkap mengenai kapasitas dan juga jenis instalasi terkait. Dengan begitu pengecekan kelaikan bisa berjalan dengan lancar tanpa terganggu.

  1. Alokasi dari instalasi

Bukan hanya berupa gambar namun lengkapi juga dengan peta atau denah yang menunjukkan lokasi dari instansi kelistrikan. Denah ini mempermudah proses pengecekan penempatan dengan lokasi yang aman dari bahaya.

  1. Izin usaha

Syarat terakhir yang krusial adalah berupa lampiran izin penyediaan kelistrikan, penggunaan listrik menengah dan juga identitas pemiliknya yang jelas.

Kebijakan terkait SLO TM

Selain syarat dan ketentuan tersebut mengenai SLO TM terupdate juga mencakup beberapa kebijakan penting sebagai berikut:

1. Pengelompokan instalasi kelistrikan

Instalasi listrik memiliki beberapa kategori yang perlu Anda ketahui yakni untuk penyediaan dan pemanfaatan. Dalam kelompok penyediaan terbagi lagi menjadi tiga macam yakni instalasi distribusi tenaga listrik, transmisi pembangkit listrik dan pembangkit tenaga listrik. Selanjutnya dalam kelompok pemanfaatan juga terbagi menjadi tiga jenis yakni tegangan rendah, tegangan menengah dan tinggi. Pengguna listrik bisa menentukan kebutuhan tegangan listrik sesuai konsumsi hariannya. Kelompok ini juga harus terpilih sesuai kriteria keamanan pada lingkungan.

2. Kriteria kelaikan listrik

Ada tiga macam kelaikan yang harus terpenuhi oleh pemohon untuk mendapatkan sertifikat ini. Yang pertama adalah pengaman pemanfaatan listrik, pengaman instalasi listrik dan pemenuhan standar mengenai peralatan dan pemanfaatannya. Semua kriteria ini harus terpenuhi tanpa terkecuali untuk penerbitan sertifikatnya.

3. Tujuan pengadaan SLO

Untuk penerbitan dari SLO TM ini juga berguna untuk memenuhi beberapa tujuan yang menjadi pelengkapnya. Tujuannya berupa tenaga listrik yang lebih ramah lingkungan, tingkat keamanannya bagi makhluk hidup secara keseluruhan. Yang terakhir adalah adanya keamanan dan andal bagi instalasi terkait. Dalam pengurusan SLO TM Anda juga harus memperhatikan tegangan listrik yang terpasang dalam rumahnya.

Semakin tinggi tegangan risiko yang ada juga semakin besar apalagi terdapat pada lingkungan yang padat penduduk. Segala pertimbangan harus masuk untuk mendapatkan tipe tegangan yang sesuai.

Sertifikat Laik Operasi (SLO) dalam industri ketenagalistrikan di Indonesia memiliki dasar hukum yang kuat

sesuai dengan berbagai peraturan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah. Hal ini penting untuk memastikan bahwa semua pihak yang terlibat dalam penyediaan tenaga listrik mematuhi standar keselamatan dan kualitas yang ditetapkan.

Salah satu undang-undang yang menjadi landasan utama SLO adalah Undang-undang Nomor 30 tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan. Undang-undang ini mengatur berbagai aspek terkait dengan ketenagalistrikan, termasuk perizinan, pengawasan, dan keselamatan operasi. Kemudian, Peraturan Pemerintah Nomor 14 tahun 2012 dan Peraturan Pemerintah Nomor 62 tahun 2012 merinci lebih lanjut tentang kegiatan usaha penyediaan tenaga listrik dan usaha jasa penunjang tenaga listrik.

Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan, Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 27 tahun 2017 mengatur tentang tingkat mutu pelayanan dan biaya yang terkait dengan penyaluran tenaga listrik oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero). Selanjutnya, Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 46 tahun 2017 membahas standarisasi kompetensi tenaga teknik ketenagalistrikan, yang merupakan hal krusial dalam menjaga keamanan operasi.

Proses akreditasi dan sertifikasi dalam sektor ketenagalistrikan diatur oleh Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 38 tahun 2018. Peraturan ini membantu memastikan bahwa individu dan perusahaan yang terlibat dalam industri ini memiliki kompetensi dan kualifikasi yang sesuai.

Selain itu, Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 12 Tahun 2019 berfokus pada kapasitas pembangkit tenaga listrik untuk kepentingan sendiri yang dilaksanakan berdasarkan izin operasi. Hal ini penting untuk memastikan pasokan listrik yang stabil dan berkualitas.

Terakhir, Peraturan Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Nomor 556K/20/DJL.1/2014 mengatur tata cara penomoran dan registrasi sertifikat di bidang ketenagalistrikan. Ini penting dalam melacak dan mengawasi sertifikat SLO yang diberikan kepada berbagai pihak dalam industri ini.

Baca Juga : Kegunaan SLO

Info lebih lanjut silahkan hubungi kami di :

Email : info@konsultanku.com CALL / WA : 0812-9288-9438 Catur Iswanto Phone : 021-21799321