SLO GENSET

SLO Genset

Pengertian SLO genset juga merupakan hal yang krusial untuk Anda. Terbitnya SLO sebagai bukti bahwa genset yang ada sudah memenuhi syarat keselamatan. Layaknya penerbitan SLO lainnya genset juga memerlukan beberapa syarat dan alur pengurusan yang terstruktur. Segala bentuk kebutuhannya harus lengkap agar bisa mendapatkan sertifikatnya.

Syarat pengurusan SLO Genset

  1. Biaya pemasangan

Syarat pertama SLO genset yang harus Anda lengkapi adalah biaya terkait pemasangannya. Layaknya listrik, genset juga memerlukan ketelitian yang jelas mengenai cara memasangnya. Cara memasang yang asal-asalan akan membuat gensetnya tidak berjalan sesuai fungsinya. Bahkan juga bisa menyebabkan kecelakaan yang membahayakan.

Untuk pemasangan yang menjadi tugas badan khusus tentu akan terkena biaya sesuai ketentuannya. Biaya ini juga bergantung dengan tegangan genset yang terpasang serta frekuensi penggunaan gensetnya.

  1. Salinan dokumen

Syarat kedua untuk pengurusan SLO genset terlengkap adalah melampirkan salinan dokumen terkait pemasangan genset. Hal ini untuk mendukung segala bentuk rincian penggunaan genset dan juga listrik jika penggunaan genset hanya untuk imbangan saja. Salinan dokumen ini juga menjadi data arsip mengenai pemasangan yang sudah selesai.

  1. Gambar instalasi genset

Layaknya pemasangan listrik, untuk pemasangan genset juga harus melampirkan instalasi mengenai genset beserta gambarnya. Segala bentuk keterangan dan gambar harus mudah terbaca sehingga petugas bisa memeriksa kebenarannya. Gambar ini juga harus berasal dari orang yang ahli dalam pembuatan instalasi.

  1. Mengisi formulir

Syarat keempat SLO genset adalah pemohon wajib melakukan pengisian formulir secara lengkap. Dalam hal ini kolom yang ada tidak boleh ada yang tertinggal untuk menghindari penolakan pengajuannya. Fungsi dari formulir ini sebagai pelengkap dan pengantar syarat yang lainnya.

  1. Denah pemeriksaan

Sebelum melakukan pemasangan genset juga ada proses pemeriksaan jadi Anda wajib melampirkan denah pemeriksaannya.

  1. Diagram instalasi genset

Anda juga wajib melampirkan gambaran mengenai diagram instalasi untuk gensetnya agar lebih mudah untuk terbayangkan.

  1. KTP pelanggan

Syarat terakhir SLO genset yang tidak boleh tertinggal adalah KTP dari pemohon. KTP ini harus aktif dan tunjukkan salinan serta yang aslinya.

Alur pengurusan SLO

Jika semua syarat yang ada sudah lengkap Anda bisa langsung mengurus proses pengurusan SLO genset terbaru sebagai berikut:

  • Gambar jaminan listrik

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan untuk mengurus SLO ini adalah gambar instalasi genset. Untuk pembuatan ini juga tidak boleh sembarangan harus menggunakan jasa tertentu yang sesuai dengan bidangnya. Gambar ini harus menggunakan rancangan yang aman serta mudah untuk terealisasikan.

Namun jika memang tidak bisa menggunakan jasa dari badan yang ahli Anda bisa menggunakan alternatif lain. Caranya melalui kinerja perorangan namun tetap harus mengurus proses penerbitan yang resmi. Hal ini untuk menjamin keaslian dan juga kebenaran dari instalasinya.

  • Registrasi

Setelah gambar instalasinya selesai pemohon bisa lanjut untuk mengurus proses berikutnya yakni registrasi. Dalam tahap ini pemohon mendaftar pada laman terkait atau langsung melalui tahap offline. Isi semua kolom yang ada pada formulir dengan melampirkan dokumen penting yang tertera sebagai syaratnya.

Penilai kelaikan ini haruslah badan yang berwenang dalam bidangnya karena memiliki kompetensi dan keahlian yang mumpuni. Barulah pemohon akan mendapatkan nomor registrasi dan tahap penerbitan sesuai nilai kelaikan pada instalasinya.

Dalam pengurusan SLO genset ini juga tidak kalah pentingnya untuk Anda dapatkan. Genset merupakan alternatif pendamping listrik atau pembantu daya listrik ketika digunakan terlalu banyak. Sehingga alat ini penting dimiliki agar bisa terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti mati listrik dan sebagainya.

Masa Berlaku SLO

Sertifikat Laik Operasi (SLO) merupakan elemen krusial dalam industri pembangkit tenaga listrik. SLO adalah tanda kepatuhan yang diberikan kepada instalasi pembangkit tenaga listrik untuk menjamin keselamatan, efisiensi, dan kinerja yang optimal.

Masa berlaku SLO sangat penting dalam mengatur operasi pembangkit listrik. Untuk instalasi pembangkit tenaga listrik, SLO berlaku selama 5 tahun. Ini berarti setiap lima tahun sekali, perusahaan harus memastikan SLO diperbaharui agar tetap mematuhi standar keselamatan yang berlaku. Proses perpanjangan SLO ini memerlukan pengujian ulang dan pemeriksaan ketat untuk memastikan bahwa instalasi tersebut masih memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan.

Sementara itu, instalasi transmisi tenaga listrik yang bekerja dengan tegangan tinggi dan menengah memiliki masa berlaku SLO yang lebih lama, yaitu 10 tahun. Hal ini mencerminkan kompleksitas dan risiko yang lebih tinggi yang terkait dengan instalasi semacam ini. Dalam jangka waktu 10 tahun, perusahaan harus secara berkala mengaudit dan memeriksa instalasi transmisi ini agar tetap mematuhi standar keselamatan yang ketat.

Namun, instalasi tenaga listrik dengan tegangan rendah memiliki masa berlaku SLO yang paling panjang, yaitu 15 tahun. Ini mencerminkan tingkat risiko yang lebih rendah dan kesederhanaan operasi yang terkait dengan instalasi semacam itu.

Penting untuk diingat bahwa perpanjangan SLO bukan hanya masalah administrasi semata, tetapi juga tentang menjaga keselamatan masyarakat dan keandalan pasokan listrik. Oleh karena itu, perusahaan harus sangat memperhatikan jadwal perpanjangan SLO ini dan memastikan bahwa instalasi mereka selalu berada dalam kondisi optimal.

Dalam industri pembangkit tenaga listrik, SLO adalah bukti komitmen terhadap keselamatan dan keandalan operasi. Dengan mematuhi jangka waktu berlaku yang berbeda-beda untuk berbagai jenis instalasi, perusahaan dapat menjaga keberlanjutan operasi mereka sambil tetap memprioritaskan keselamatan masyarakat dan lingkungan.

Dasar Hukum

Proses pelaksanaan Uji Laik Operasi Instalasi Listrik, sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM No. 38 tahun 2018, melibatkan beberapa tahap penting dalam upaya memastikan keamanan dan kehandalan instalasi listrik.

Tahap pertama adalah Pemeriksaan Dokumen, di mana semua dokumen terkait instalasi listrik diperiksa, termasuk desain, perijinan, dan dokumen teknis lainnya.

Langkah selanjutnya adalah Pemeriksaan Kesesuaian Desain. Ini mencakup pengecekan apakah desain instalasi mematuhi standar keamanan, kapasitas, dan konsistensi sistem yang berlaku.

Dilanjutkan dengan Pemeriksaan Visual untuk memverifikasi kesesuaian fisik instalasi dengan desain yang telah disetujui.

Evaluasi Hasil Uji Peralatan dan Sistem adalah tahap berikutnya, di mana peralatan dan sistem listrik diuji secara langsung untuk memastikan kinerjanya sesuai standar.

Unit Pengujian kemudian dilakukan untuk memeriksa setiap komponen dan peralatan dalam instalasi listrik.

Aspek lingkungan juga menjadi fokus penting dalam Pemeriksaan Dampak Lingkungan, di mana dampak operasi instalasi listrik terhadap lingkungan dievaluasi dengan ketat.

Proteksi korosif dalam Pemeriksaan Pengelolaan Sistem Proteksi Korosif diprioritaskan, terutama dalam instalasi listrik yang terpapar cuaca ekstrem.

Setelah melewati semua tahap ini, instansi yang berwenang akan mengeluarkan hasil uji dan memberikan Sertifikat Laik Operasi jika instalasi listrik telah memenuhi semua persyaratan. Sertifikat ini adalah bukti bahwa instalasi listrik tersebut aman, handal, dan sesuai dengan standar yang berlaku.

Penting untuk selalu mematuhi peraturan dan prosedur yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri ESDM No. 38 tahun 2018 untuk memastikan bahwa instalasi listrik tetap memenuhi standar keamanan dan izin dalam jangka waktu yang berkelanjutan. Dengan mendapatkan Sertifikat Laik Operasi, pengguna instalasi listrik dapat memiliki keyakinan bahwa sistem mereka berfungsi dengan baik dan aman untuk digunakan. Pastikan Anda selalu menjalani proses ini secara teliti untuk menjaga keandalan instalasi listrik Anda.

Baca Juga : Cara Mendapatkan SLO

Info lebih lanjut silahkan hubungi kami di :

Email : info@konsultanku.com

CALL / WA : 0812-9288-9438 Catur Iswanto

Phone : 021-21799321