Pengertian SLO

Ini Dia Pengertian SLO

Pengertian SLO adalah aturan yang mengatur kelaikan dari pengoperasian sesuatu. SLO secara umum memiliki fungsi yang sama yakni untuk menjamin keamanan dan kenyamanan saat penggunaan instalasi terkait. Untuk pengurusannya juga harus memperhatikan syarat dan tetek bengek lainnya yang penting.

Dokumen untuk Pengertian SLO

  1. Checklist persyaratan

Syarat pertama Pengertian SLO yang harus lengkap adalah checklist persyaratan. Lembaran ini berisi list apa saja yang menjadi syarat pelengkapnya. Checklist ini berguna untuk membantu pemohon agar syaratnya tidak sampai terlewat. Jadi jika sudah lengkap syaratnya bisa langsung memberikan checklist pada dokumennya.

  1. Sertifikat laik

Syarat kedua untuk pengertian SLO terlengkap adalah menyertakan sertifikat laik. Syarat yang satu ini wajib terlampir untuk pemohon yang sudah memiliki sertifikat sebelumnya. Namun untuk yang belum bisa langsung skip saja menuju syarat berikutnya.

  1. Proposal teknis

Syarat Pengertian SLO berikutnya adalah melampirkan proposal teknis yang menyangkut beberapa hal penting mengenai gambar dan diagram. Gambarnya berupa digaram tunggal, kapasitas dan jenis, instalasi dan jarak serta biodata dari perusahaan. Proposal ini harus lengkap untuk memenuhi syarat lanjutan.

  1. Surat penunjukan

Syarat keempat adalah surat penunjukan untuk lembaga teknik terkait yang lengkap. Surat ini harus mendapat tembusan dari pengujian instalasi dari badan terkait.

  1. Izin operasional

Syarat kelima adalah melampirkan perizinan operasional yang mencakup izin untuk kepentingan sendiri dan umum. Lampiran ini harus berupa salinan atau dokumen fotokopinya.

  1. Dokumen perusahaan

Syarat keenam adalah kelompok untuk dokumen perusahaan. Dokumen yang ada berupa nomor NPWP Perusahaan, SK perusahaan dan akta perusahaan terkait. Jika proses pengajuannya diwakilkan jangan lupa membuat surat kuasa dengan materai.

  1. Identitas pemohon

Pemohon harus memiliki warga negara Indonesia yang terbukti dengan beberapa identitas terkait. Dokumennya berupa kartu tanda penduduk, NPWP, KK dan visa atau paspor untuk pelengkap.

  1. Surat permohonan

Syarat terakhir adalah lampiran mengenai surat permohonan yang lengkap dengan tanda tangan dan meterainya. Isinya harus jelas dengan format ketik untuk menunjukkan tujuan dari pembuatan.

Alur untuk proses mendapatkan SLO

Jika semuanya sudah lengkap Anda bisa lanjut untuk melakukan proses pengurusan pengertian SLO terupdate sebagai berikut:

  1. Perencanaan

Proses pertama yang harus terjadi adalah nakhoda atau penanggung jawab dari perusahaan terkait melakukan pengajuan. Perencanaan ini harus berupa rancangan yang sah dan terakreditasi sebagai bentuk bekal keberangkatannya.

  1. Pemeriksaan oleh petugas

Selanjutnya syarat dan rancangan yang sudah terkumpul akan melalui tahap pemeriksaan oleh petugas terkait. Semuanya harus memenuhi syarat dan kriteria kelaikan yang ada untuk mendapatkan sertifikatnya.

  1. Verifikasi dan pengujian

Jika sudah selesai, tahap berikutnya adalah pemohon akan menunggu proses verifikasi dan pengujian dari petugas yang berwenang. Ujian dan verifikasinya harus berjalan sesuai prosedur yang ada. Jika sudah selesai draft-nya akan mendapat pengesahan dari petugas yang berwenang.

  1. Penerbitan

Jika draft sudah pasti dan terbukti kebenarannya maka bisa langsung tercetak untuk melalui penerbitan. Dokumen ini nantinya akan mendapatkan persetujuan dengan tanda tangan dari beberapa pejabat yang berwenang. Tanda tangannya dari penanggung jawab, operator sampai dengan yang mengesahkannya.

  1. Pendistribusian

Syarat terakhir adalah pendistribusian sertifikat untuk para pemohon sesuai nama antreannya. Pemohon akan mendapatkan notifikasi jika sertifikat sudah siap digunakan.

Dalam pengurusan pengertian SLO ini harus menyesuaikan dengan kebutuhan dari kapal terkait. Syarat dan ketentuannya juga harus memenuhi beberapa hal kelaikan dan kriteria yang ada.

Persyaratan SLO

Untuk memperoleh Sertifikat Laik Operasi (SLO) yang diperlukan untuk instalasi pemanfaatan listrik tegangan tinggi dan menengah, ada beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi oleh pemilik instalasi. Ini termasuk memiliki izin usaha resmi dengan Nomor Induk Berusaha (NIB), serta izin lokasi yang valid. Selain itu, pemilik instalasi juga harus memiliki izin operasi atau identitas yang jelas terkait penggunaan tenaga listrik yang dibutuhkan. Lokasi instalasi harus terdefinisi dengan baik, bersama dengan jenis dan kapasitas instalasi yang spesifik. Dokumentasi yang mencakup gambar, tata letak/layout instalasi, diagram satu garis, dan spesifikasi peralatan utama serta standar teknik yang digunakan juga harus disiapkan.

Proses pengajuan SLO melibatkan pemeriksaan dan pengujian oleh instansi yang berwenang. Biasanya, pemeriksaan ini selesai dalam waktu paling lama 4 hari kerja. Jika instalasi dinyatakan layak setelah pemeriksaan dan pengujian, pemerintah daerah dapat segera menerbitkan SLO.

Untuk memastikan kelancaran proses penerbitan SLO, sangat penting untuk memenuhi semua persyaratan administrasi yang telah ditentukan. Dalam hal ini, Jasa Pengurusan SLO dari Sipa dapat membantu pemilik instalasi untuk mengikuti semua langkah yang diperlukan dengan tepat. Mereka memiliki pengalaman dan pengetahuan yang dibutuhkan dalam mengurus SLO sehingga pemilik instalasi dapat fokus pada operasi inti mereka tanpa harus khawatir tentang masalah administratif.

Dalam lingkungan yang sangat teratur dan diatur seperti ini, menjaga kepatuhan dan kualitas operasi instalasi listrik sangatlah penting. Dengan bantuan Jasa Pengurusan SLO yang profesional seperti Sipa, pemilik instalasi dapat memastikan bahwa proses pengajuan dan penerbitan SLO berjalan lancar dan efisien. Ini akan membantu mereka untuk menjaga operasi mereka berjalan dengan baik dan sesuai dengan regulasi yang berlaku, sehingga menghindari masalah hukum dan operasional di masa depan.

 

Dasar Hukum

Regulasi terkait Sertifikat Laik Operasi (SLO) adalah bagian penting dalam menjalankan bisnis penyedia layanan listrik di Indonesia. Berikut adalah beberapa peraturan yang perlu diperhatikan:

1. **Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan**: Undang-Undang ini menjadi dasar hukum utama dalam mengatur sektor ketenagalistrikan di Indonesia. Di dalamnya terdapat ketentuan-ketentuan yang berkaitan dengan perizinan, standar keselamatan, dan operasional penyedia layanan listrik.

2. **Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2012 tentang Kegiatan Usaha Penyediaan Tenaga Listrik**: Peraturan ini merinci lebih lanjut tentang tata cara usaha penyediaan tenaga listrik, termasuk persyaratan yang harus dipenuhi untuk memperoleh SLO.

3. **Peraturan Menteri ESDM No. 5 Tahun 2014 tentang Tata Cara Akreditasi dan Sertifikasi Ketenagalistrikan**: Peraturan ini mengatur prosedur pengakreditasian dan sertifikasi dalam sektor ketenagalistrikan. Pemilik usaha yang ingin mendapatkan SLO harus mematuhi ketentuan ini.

4. **Peraturan Direktur Jenderal Ketenagalistrikan No. 556K/20/DJL.1/2014 Tahun 2014 tentang Tata Cara Penomoran dan Registrasi Sertifikat di Bidang Ketenagalistrikan**: Peraturan ini mengatur bagaimana penomoran dan registrasi Sertifikat dalam sektor ketenagalistrikan dilakukan. Hal ini penting untuk menjaga transparansi dan keteraturan dalam pemberian SLO.

Pentingnya memahami dan mematuhi regulasi ini tidak dapat disangkal. Jika Anda adalah pemilik usaha yang memerlukan SLO, sangat disarankan untuk menggunakan jasa pengurusan SLO yang berpengalaman. Mereka akan membantu Anda mengikuti semua persyaratan yang ditetapkan dalam regulasi ini dan memastikan bahwa dokumen Anda lengkap serta sah secara hukum.

Dengan mengikuti ketentuan-ketentuan ini, Anda dapat memastikan bahwa operasional bisnis Anda berjalan sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku di sektor ketenagalistrikan Indonesia. Ini tidak hanya menghindarkan Anda dari masalah hukum, tetapi juga meningkatkan kepercayaan pelanggan dan mitra bisnis terhadap layanan listrik yang Anda tawarkan. Dengan begitu, Anda dapat meraih keberhasilan yang berkelanjutan dalam bisnis Anda.

Baca Juga : Cara Mendapatkan SLO

Info lebih lanjut silahkan hubungi kami di :

Email : info@konsultanku.com

CALL / WA : 0812-9288-9438 Catur Iswanto

Phone : 021-21799321