Membeli genset untuk kebutuhan rumah tangga atau perusahaan bukan berarti bisa mengoperasikan genset kapan saja dan di mana saja. Ada izin atau sertifikasi genset yang harus dipenuhi oleh masing-masing pengguna. Lantas, adakah modal atau biaya sertifikasi genset? Tentu saja ada, masing-masing lembaga menetapkan kisaran harga yang sama menyesuaikan dengan peraturan menteri.

Biaya Sertifikasi Genset

Cara mudah memperoleh SLO atau sertifikasi genset

  1. Membuat gambar jildak

Langkah pertama yang harus dilakukan cukup dengan membuat gambar Jildak. Biasanya Gambar Jaminan Instalasi Listrik  diperoleh secara otomatis saat Anda menggunakan jasa profesional untuk melakukan instalasi. Namun jika instalasi dilakukan seorang diri, perlu menghubungi pihak terkait agar mendapatkan gambar Jildak.

  1. Registrasi dan pembuatan

Cara sertifikasi genset berikutnya cukup dengan melakukan pendaftaran di lembaga-lembaga yang telah ditunjuk oleh pemerintah. Pilih salah satu jasa dan serahkan dokumen pendaftaran. Dokumen yang harus dipersiapkan sangat beragam mulai dari gambar Jildak, nomor registrasi tagihan di PLN, dan terakhir nama terdaftar di PLN.  Dengan membawa semua dokumen tersebut dan beberapa dokumen tambahan yang diminta, pembuatan sertifikasi bisa diproses sesegera mungkin.

Semakin lengkap dokumen yang telah Anda bawa, artinya semakin cepat pula proses pembuatan sertifikasi. Maka sebelum mendatangi salah satu lembaga, pahami terlebih dahulu syarat pengajuan SLO.

Kisaran biaya sertifikasi genset

Di atas telah disebutkan jika biaya pembuatan sertifikasi tidak dibedakan berdasarkan lembaga yang dipilih. Pada umumnya, kisaran biaya dibedakan dari kapasitas listrik yang digunakan.

Semakin tinggi daya listrik yang dibutuhkan otomatis semakin besar pula biaya SLO atau sertifikasi genset yang harus dibayarkan. Hal yang wajar karena kebutuhan listrik termasuk kebutuhan mahal di dalam negeri.

Berikut ini kisaran harga jasa sertifikasi genset yang telah ditetapkan pemerintah:

  • Berdasarkan Permen ESDM No.27/2017

Bila mengacu pada peraturan menteri tahun 2017 lalu, biaya SLO yang ditetapkan pemerintah mulai dari 450 VA daya hingga 195.000 VA daya harganya berkisar antara Rp 40.000 – Rp 2.955.000.

Pembayaran sertifikasi SLO di atas bsia dibayarkan oleh pengguna genset kapan saja melalui Lembaga Inspeksi Teknik. Pemerintah sengaja menunjuk beberapa lembaga untuk memenuhi kuota kebutuhan pengurusan sertifikasi SLO di seluruh Indonesia.

Mengikuti peraturan yang telah ditetapkan oleh menteri, masing-masing lembaga menetapkan perhitungan biaya yang sama rata. Tidak dibeda-bedakan entah daya genset yang dikeluarkan adalah 900 VA atau 4.400 VA. Semua harga benar-benar mengacu pada ketentuan Permen ESDM No.27/2017.

Ada pun alasan sertifikasi genset perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja. Karena dengan memiliki sertifikasi ini artinya perusahaan, kantor atau rumah tangga sudah dinyatakan berhak mendapatkan tegangan listrik. Dan bisa menggunakan fasilitas listrik sesuai dengan kebutuhannya masing-masing.

Itulah informasi menarik seputar cara memperoleh SLO juga besaran biaya sertifikasi genset. Bagi pengguna genset baik daya listrik kecil atau tinggi wajib membuat sertifikasi ini untuk melindungi diri dari hak dan juga kewajibannya.

Jasa pengurusan sertifikasi genset turut hadir dalam membantu Anda agar usaha atau kegiatan yang mau diadakan tidak berjalan lancar secara illegal. Di sini kami berniat membantu Anda mendapatkan dokumen terkait sesuai dengan ketentuan perundangan-undangan yang berlaku.

Pemeriksaan dan Pengujian Instalasi Sistem Listrik Otomatis (SLO) Genset yang Efisien

Hal ini dilakukan dengan mengacu pada Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL) 2011 dan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang berlaku. Dalam artikel ini, kami akan membahas beberapa aspek kunci yang harus diperiksa dan diuji untuk memastikan instalasi SLO Genset berfungsi sebagaimana mestinya.

Salah satu aspek utama yang perlu diperiksa adalah apakah instalasi telah terpasang sesuai dengan gambar yang telah disiapkan. Kepatuhan terhadap desain awal sangat penting untuk menghindari masalah potensial di masa depan.

Selanjutnya, proteksi adalah elemen kunci dalam instalasi SLO Genset. Proteksi harus mencakup berbagai aspek, termasuk proteksi terhadap sentuhan langsung, bahaya kebakaran, sentuhan tak langsung, dan arus lebih. Memastikan semua aspek ini terpenuhi adalah prioritas utama dalam pengujian instalasi.

Penghantar juga merupakan komponen vital dalam instalasi. Ini mencakup saluran atau sirkuit utama, sirkuit cabang, sirkuit akhir, dan saluran penghantar bumi. Pengukuran resistansi instalasi dan resistansi penghantar bumi adalah langkah penting dalam memastikan integritas sistem.

Kesinambungan sirkuit dan perlengkapan hubung bagi dan kendali (PHBK) juga harus diperiksa dengan teliti. Ini mencakup terminal, PHBK utama, dan PHBK cabang. Pastikan semua hubungan adalah kuat dan berfungsi dengan baik.

Elektroda pembumian adalah komponen penting lainnya dalam instalasi SLO Genset. Pastikan polaritasnya benar dan pembumian telah dipasang dengan benar untuk menghindari potensi bahaya.

Pemasangan instalasi harus sesuai dengan pedoman yang berlaku dan harus dilakukan dengan hati-hati. Pastikan juga semua perlengkapan yang digunakan memiliki tanda SNI yang menunjukkan kepatuhan terhadap standar nasional.

Dalam melakukan pemeriksaan dan pengujian ini, penting untuk memastikan bahwa semua langkah yang diambil terdokumentasi dengan baik. Laporan pengujian harus mencakup hasil pengukuran, masalah yang ditemukan, dan langkah-langkah perbaikan yang telah atau akan dilakukan.

Sertifikat Genset Disnaker vs. Sertifikat Genset BNSP: Perbedaan dan Tujuan

Tujuan Sertifikat Genset Disnaker:

Sertifikat Genset Disnaker bertujuan untuk memberikan pengakuan formal terhadap kemampuan atau keahlian tenaga kerja dalam suatu bidang tertentu, khususnya yang berkaitan dengan pengoperasian dan pemeliharaan genset. Sertifikat ini menegaskan bahwa pemegangnya telah memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan oleh Disnaker.

Tujuan Sertifikat Genset BNSP:

Sementara itu, Sertifikat Genset BNSP memiliki tujuan yang lebih khusus, yaitu memberikan sertifikasi kepada individu yang ingin menjadi operator genset yang profesional dan berkualitas. Sertifikat ini mengukur pengetahuan teknis seseorang tentang genset, keterampilan dalam pemeliharaan, dan kemampuan dalam menjalankan operasi genset.

Lingkup Sertifikat Genset Disnaker:

Sertifikat Genset Disnaker dikeluarkan untuk berbagai bidang pekerjaan yang berkaitan dengan pengoperasian genset. Ini termasuk keahlian di bidang kelistrikan, teknik mesin, atau kejuruan lainnya yang relevan dengan genset. Lingkup sertifikat ini mencakup beragam aspek pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk bekerja dengan genset secara efektif.

Lingkup Sertifikat Genset BNSP:

Sertifikat Genset BNSP lebih fokus pada operator genset. Ini mencakup penilaian mendalam terhadap pengetahuan teknis individu tentang genset, pemahaman mendalam tentang pemeliharaan, dan kemampuan untuk mengoperasikan genset dengan tepat dan aman. Sertifikat ini menetapkan standar tinggi untuk memastikan bahwa operator genset memiliki keterampilan yang diperlukan untuk menjalankan tugas mereka secara profesional.

Penerbitan Sertifikat:

Sertifikat Genset Disnaker diterbitkan oleh Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi melalui balai pelatihan kerja atau lembaga sertifikasi yang telah diakreditasi oleh mereka. Penerbitan ini menunjukkan bahwa sertifikat tersebut diakui secara resmi oleh pemerintah.

Sertifikat Genset BNSP, di sisi lain, diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) atau lembaga sertifikasi yang telah memperoleh akreditasi dari BNSP. Proses penerbitannya mencakup penilaian ketat sesuai dengan standar BNSP untuk memastikan bahwa pemegang sertifikat memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan industri.

Email : info@konsultanku.com

CALL / WA : 0812-9288-9438 Catur Iswanto

Phone : 021-21799321